Obat Herbal Alami

Penyakit Kanker Mulut dan Pengobatannya

"penyakit kanker mulut"Penyakit Kanker Mulut dan Pengobatan Kanker Mulut Secara Herbal Maupun Medis

Obat Tradisional Kanker Mulut – Penyakit kanker mulut adalah kanker yang tumbuh dan berkembang di dalam mulut. Misalnya pada bibir, lidah, gusi, mulut dinding, serta langit-langit. Penyakit kanker mulut, penyebab, dan pengobatan untuk kanker mulut dan tenggorokan yang alami.

Kanker ini bisa menyebar secara langsung ke jaringan di sekitar mulut atau melalui kelenjar getah bening. Di antara semua kasus kanker yang timbul, diperkirakan hanya ada dua persen dari kanker mulut. Oleh karena itu, jenis kanker ini, termasuk kanker yang jarang terjadi.

Namun jarang terjadi kasus kanker jenis ini, kita tetap perlu waspada, melalui bergaya hidup sehat, olah raga, makan makan bergizi dan tentu saja minum produk obat herbal yang alami, salah satunya K-muricata.

Penyakit Kanker Mulut dan Jenis Kanker Mulut

"penyakit kanker mulut"

Ilustrasi kanker mulut

Sebagian besar serangan kanker mulut terjadi pada orang tua berusia 50-75 tahun dan lebih sering terjadi pada pria dibandingkan pada wanita. Tetapi kanker ini juga bisa terjadi pada orang dewasa muda, terutama sebagai akibat dari infeksi HPV (human papillomavirus).

Cara mengobati kanker mulut secara alami, gambar kanker mulut, gejala kanker mulut sariawan, ciri kanker mulut sariawan, benjolan di mulut, kanker gusi, benjolan di langit langit mulut apakah berbahaya, benjolan di pipi dalam mulut.

Jenis kanker mulut yang paling umum adalah skuamosa karsinoma sel. Diperkirakan sekitar 90 persen dari pasien yang menderita kanker mulut adalah jenis kanker ini.

Jenis lain dari kanker mulut adalah melanoma oral ganas dan adenokarsinoma.

Melanoma oral ganas adalah kanker yang berkembang dari sel-sel melanosit. Sedangkan adenocarcinoma adalah kanker yang menyerang kelenjar ludah atau air liur.

Gejala Penyakit Kanker Mulut

Seperti kanker pada umumnya, gejala penyakit ini juga jarang dan sulit dideteksi pada tahap awal. Oleh karena itu, kita harus menyadari gejala-gejala umum meliputi:

  • Luka yang tidak kunjung sembuh.
  • Kemerahan atau bercak putih di dalam mulut.
  • Sebuah benjolan atau penebalan pada dinding dalam mulut.
  • Nyeri di mulut, terutama lidah.
  • Sulit atau sakit saat menelan dan mengunyah.
  • Gigi goyang tanpa penyebab yang jelas.
  • Perubahan suara.
  • Mengalami kesulitan berbicara.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di leher.
  • Rahang kaku atau pegal.
  • Sakit tenggorokan.

Gejala kanker mulut juga cenderung sulit untuk teridentifikasi karena kanker ini mirip dengan indikasi penyakit lain yang lebih ringan. Tetap waspada dan segera berkonsultasi dengan dokter jika gejala-gejala tersebut tidak hilang selama lebih dari dua minggu, terutama bagi perokok berat atau yang sering mengkonsumsi minuman keras.

Penyebab dan Faktor Risiko Penyakit Kanker Mulut

Penyakit kanker mulut disebabkan oleh perubahan perkembangan sel-sel dalam mulut atau bibir. Penyebab di balik mutasi ini tidak diketahui dengan pasti. Namun, ada beberapa faktor yang diyakini memicu munculnya kanker mulut, diantaranya adalah:

  • Menggunakan segala jenis tembakau, seperti rokok, cerutu, dan tembakau kunyah.
  • Konsumsi alkohol yang berlebihan.
  • Infeksi HPV (human papillomavirus).
  • Pola makan tidak sehat.
  • Kebersihan mulut tidak dipelihara, misalnya, membiarkan gigi berlubang atau infeksi gusi.
  • Mengonsumsi buah pinang.

Diagnosis dan Pengobatan Penyakit Kanker Mulut

Dalam proses diagnosis, dokter akan menanya gejala yang Anda alami dan memeriksa kondisi mulut Anda. Jika dicurigai menderita kanker mulut, Anda akan disarankan untuk menjalani biopsi atau pengambilan sampel jaringan untuk memastikan ada atau tidaknya sel kanker.

Seseorang yang positif didiagnosis dengan kanker mulut akan menjalani tes lebih lanjut untuk mendeteksi tahap dan tingkat perkembangan kanker mulut yang dideritanya. Prosedur ini dapat dilakukan melalui endoskopi, rontgen (x-ray), MRI scan, CT scan, dan PET scan.

Dengan mengetahui tahap dan tingkat perkembangan kanker pada pasien, dokter dapat menentukan langkah-langkah pengobatan kanker mulut yang perlu dilakukan. Begitu juga dengan kondisi medis pasien, lokasi dan jenis kanker mulut yang dideritanya.

Penyakit kanker mulut stadium awal memiliki peluang tertinggi untuk pemulihan penuh. Sedangkan kanker mulut tahap menengah mungkin dapat disembuhkan. Namun kanker mulut stadium atau tahap lanjut umumnya tidak dapat disembuhkan, dan pengobatan dilakukan hanya untuk meredakan gejala dan memperlambat penyebaran kanker.

Langkah-langkah pengobatan untuk kanker mulut termasuk operasi, kemoterapi, dan radioterapi. Ketiga langkah ini sering dikombinasikan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Penyakit kanker mulut stadium, tahap awal dapat diobati dengan operasi menggunakan sinar laser. Prosedur ini disebut terapi photodynamic (PDT). Tetapi jika kanker telah menyebar ke bagian lain dari tubuh, maka pengangkatan tumor bersama dengan jaringan sehat di sekitarnya perlu dilakukan. Sebagai contoh, pengangkatan sebagian jaringan di dinding mulut, lidah, atau rahang. Dokter kemudian akan melakukan operasi rekonstruktif untuk bagian-bentuk ulang atau jaringan yang sudah diangkat.

Langkah radioterapi biasanya digunakan setelah operasi untuk mencegah kembalinya sel kanker. Terapi radiasi bisa dilakukan dari luar maupun dalam tubuh. Dalam mengobati kanker yang telah menyebar luas di tubuh atau berisiko tinggi untuk tumbuh kembali, dokter Anda dapat merekomendasikan kemoterapi.

Obat yang digunakan dalam proses ini akan menghancurkan DNA dari sel-sel kanker yang agar tidak dapat berkembang biak. Tapi obat ini juga dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh sehingga penderita rentan terhadap infeksi.

Selain mempunyai manfaat, radioterapi dan kemoterapi memiliki potensi untuk menyebabkan efek samping. Beberapa termasuk mual, muntah, kelelahan, luka dan sakit mulut. Cetuximab juga kadang-kadang digunakan untuk mengobati kanker mulut stadium lanjut.

Penggunaan obat ini biasanya dikombinasikan dengan radioterapi atau kemoterapi. Cetuximab akan menyerang protein pada permukaan sel-sel kanker untuk mencegah penyebaran kanker. Tapi cetuximab direkomendasikan jika pasien tidak dapat menjalani kemoterapi untuk alasan medis tertentu, seperti sedang hamil.

Risiko Komplikasi Penyakit Kanker Mulut

Setiap langkah dalam pengobatan tentu saja merupakan risiko komplikasi. Demikian juga dengan pengobatan kanker mulut. Kesulitan menelan dan berbicara adalah gangguan komplikasi utama yang dapat terjadi setelah Anda menjalani operasi dan radioterapi.

Kesulitan menelan termasuk komplikasi serius karena dapat menyebabkan kekurangan gizi dan pneumonia aspirasi dipicu karena makanan yang ditelan masuk ke saluran pernapasan dan bersarang di paru-paru. Komplikasi ini umumnya akan membaik dengan proses penyembuhan dan terapi. Tapi ada kemungkinan kemampuan untuk menelan Anda tidak akan pulih sepenuhnya.

Mirip dengan menelan, radioterapi dan operasi (bedah) juga dapat menyebabkan gangguan pada kemampuan bicara Anda. Oleh karena itu, terapi wicara akan berguna untuk mengembalikan kemampuan bicara Anda.

Cara Mencegah Penyakit Kanker Mulut

Karena penyebabnya tidak diketahui, penyakit kanker mulut tidak dapat dicegah sepenuhnya. Tapi Anda masih bisa mengambil cara-cara sederhana untuk mengurangi risiko, yaitu:

  • Berhenti merokok dan tidak menggunakan tembakau dalam bentuk apa pun.
  • Menghindari atau membatasi konsumsi alkohol.
  • Menerapkan pola makan sehat dan seimbang, terutama dengan meningkatnya konsumsi sayuran dan buah-buahan.
  • Menjaga kebersihan mulut, seperti menyikat gigi secara rutin.
  • Periksa kesehatan gigi secara teratur, setidaknya sekali setahun. Referensi Sumber : Alodokter.com, ditulis ulang oleh : Admin Obatherbal-Alami.Com.
Pengobatan Kanker mulut dan rahang secara alami
"obat tradisional kanker rahang"

Pasien kanker mulut yang sudah mengalami pemulihan kesehatan

Pengobatan alami kanker atau tumor rahang, mulut, adalah memanfaatkan obat herbal kanker mulut dan rahang yang berkhasiat mengobati kanker sampai tuntas, aman tanpa efek samping negatif.

Menjalani operasi sebanyak dua kali membuatnya semakin kuat melawan penyakit kanker, tumor rahang yang dideritanya. Theresia Numpi, (21), Toraja, Sulawesi Selatan, seorang gadis muda yang berjuang melawan kanker rahang.

Ketika saya berumur 13 tahun muncul benjolan di sebelah kiri tepatnya di rahang bawah. Orang tua saya sangat khawatir. Secepatnya mereka membawa saya ke rumah sakit umum Masamba, Palopo, Sulawesi Selatan. Para dokter mendiagnosis saya menderita penyakit tumor rahang, akhirnya saya menjalankan operasi untuk menghilangkan tumor di rahang.

Saat sudah masuk sekolah menengah atas, tiba-tiba muncul kembali benjolan besar di rahang kiri bawah. Lalu periksa di rumah sakit yang sama, dokter masih menyatakan saya mengalami tumor mandibula. Kali ini dokter menyarankan operasi, tetapi harus mengangkat tiga gigi dan memotong rahang saya. Aku terkejut mendengarnya, jadi saya tidak jadi operasi.

Dirujuk ke rumah sakit provinsi, saya akhirnya pergi untuk operasi, tanpa memotong rahang dan mengangkat tiga gigi saya miliki. Enam bulan setelah pengobatan, rahang terasa sakit sekali hingga kepala. Selama sakit itu saya terus menangis, rahang bengkak dan bibir saya menjadi miring.

Pada tahun 2011, saya pergi ke Jakarta, kondisi saya pada waktu itu masih memiliki benjolan di sebelah kanan. Rahang bawah terasa miring dan goyang. Saya mendengar bahwa daun sirsak berkhasiat untuk mengatasi tumor dan kanker, saya mencoba untuk merebus sendiri. Akibatnya, tubuh menjadi drop sehingga saya tidak berani mengkonsumsi lagi daun sirsak yang diolah sendiri.

Paket terapi kanker mulut rahang dan tenggorokan:

  1. K-muricata
  2. Firmax3
  3. Cellfood

Pada bulan Mei 2013 saya cek lagi ke dokter, saya menerima kenyataan pahit. Dokter menyatakan saya telah mengalami ameloblastoma kanker. Dari sana dokter juga mengatakan saya harus dioperasi lagi, karena rahang dan gigi telah rusak. Dia mengatakan akan menggantikan rahang saya dengan besi setelah operasi nanti. Saya kali ini kembali tidak menjalani operasi pengangkatan kanker.

Harga obat penyakit kanker mulut

  • 1 kotak K-muricata Rp. 600.000,-
  • 1 kotak Firmax3 Rp. 750.000,-
  • 1 botol Cellfood Rp. 715.000,-

Akhirnya, saya mencari pengobatan alternatif lain. Saya berniat untuk mencari herbal yang dapat menyembuhkan penyakit ini yang telah membuat hidup saya menderita. Kemudian saya bertemu dengan Ibu Leoni, ia menawarkan Amazon Berries dan K-Muricata. Saya mengkonsumsi masing-masing 1 sachet selama 5 hari. Saya merasa jauh lebih baik setelah mengambil dua produk tersebut dengan rutin.

Awalnya badan saya rasanya sangat sakit dan banyak darah yang keluar, tapi saya masih percaya pada dua produk herbal tersebut. Sekarang sampai kesaksian ini dibuat (11 Juli, 2013) benjolan di rahang semakin mengecil, dan saya akan terus mengonsumsi Amazon Berries dan K-Muricata.

Demikan ulasan tentang penyakit kanker mulut dan pengobatannya yang memakai obat tradisional kanker mulut serta tenggorokan, maupun obat-obatan medis paten, semoga bermanfaat, terima kasih. Silakan dishare artikel ini!

Add Comment