Obat Herbal Alami

Obat Herbal Kanker Kelenjar Getah Bening Stadium 4

Obatherbal-alami.comObat Herbal Kanker Kelenjar Getah Bening Yang Bisa Membantu Pengobatan Kanker Kelenjar Getah Bening Stadium 4 dan Memungkinkan Tubuh Anda untuk Tanpa Melalui Tindakan Operasi Pengangkatan Kanker, Secara Alami, Serta Aman Bebas Efek Samping.

Selamat datang di situs penjualan produk-produk kesehatan berbasiskan nabati yang terpercaya di Jakarta dan sudah melayani sejak 2011. Bahasan dalam artikel ini secara umum mengenai obat kanker kelenjar getah bening yang berkhasiat untuk membantu pengobatan kanker getah bening atau limfoma selain pengobatan medis. Namun sebelum melangkah, simak dahulu informasi tentang penyakit kelenjar getah bening, termasuk gejala, penyebab serta pengobatannya secara medis.

Tentang kanker kelenjar getah bening atau limfoma

Kanker kelenjar getah bening adalah kanker yang muncul dalam sistem limfatik yang menghubungkan noda limfa atau kelenjar getah bening di seluruh tubuh. Sistem limfatik termasuk bagian penting dalam sistem kekebalan tubuh manusia.

Sel-sel darah putih limfosit dalam sistem limfatik akan membantu pembentukan antibodi tubuh untuk memerangi infeksi. Tetapi jika sel-sel limfosit B dalam sistem limfatik diserang kanker, sistem kekebalan tubuh penderita akan menurun sehingga rentan mengalami infeksi.

Jenis-jenis kanker kelenjar getah bening

Kanker ini dapat dikategorikan dalam dua jenis, yaitu kanker kelenjar getah bening Hodgkin dan non-Hodgkin. Perbedaan utamanya terletak pada jenis sel limfosit yang diserang kanker dan dapat diketahui melalui pemeriksaan di bawah mikroskop oleh dokter.

Kanker kelenjar getah bening digolongkan dalam jenis Hodgkin jika dokter mendeteksi adanya sel abnormal Reed-Sternberg dalam sel kanker. Sementara kanker kelenjar getah bening tanpa sel abnormal tersebut termasuk dalam kategori kanker kelenjar getah bening non-Hodgkin.

Kanker kelenjar getah bening non-Hodgkin lebih sering terjadi dibandingkan kanker kelenjar getah bening Hodgkin. Diperkirakan sekitar 8 dari 10 kasus kanker kelenjar getah bening merupakan jenis ini.

Gejala-gejala kanker kelenjar getah bening

Gejala utama yang dialami pengidap kanker kelenjar getah bening adalah tumbuhnya benjolan. Benjolan ini tidak terasa sakit dan umumnya muncul pada leher, ketiak, dan selangkangan.

Selain benjolan, ada beberapa gejala yang mungkin dirasakan pengidap. Indikasi-indikasi tersebut biasanya meliputi:

  • Selalu merasa lelah.
  • Berkeringat pada malam hari.
  • Demam dan menggigil.
  • Sering mengalami infeksi atau infeksi yang sulit sembuh.
  • Gatal-gatal di seluruh tubuh.
  • Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
  • Tidak nafsu makan.
  • Pembengkakan pada perut.
  • Sakit perut.
  • Batuk yang tidak kunjung sembuh.
  • Gangguan pernapasan.
  • Sakit dada.

Segeralah temui dokter jika Anda merasakan gejala-gejala tersebut. Meski memiliki benjolan, bukan berarti Anda pasti menderita kanker kelenjar getah bening, tapi disarankan untuk tetap melakukan pemeriksaan sedini mungkin.

Penyebab dan faktor risiko kanker kelenjar getah bening

Kanker kelenjar getah bening terjadi karena adanya perubahan atau mutasi pada DNA sel-sel limfosit sehingga pertumbuhannya menjadi tidak terkendali. Penyebab di balik mutasi tersebut belum diketahui secara pasti. Tetapi ada beberapa hal yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena kanker kelenjar getah bening. Faktor-faktor risiko tersebut meliputi:

Usia. Sebagian besar kanker kelenjar getah bening Hodgkin terjadi pada pengidap yang berusia 15-30 tahun dan lansia di atas 55 tahun. Sedangkan risiko kanker kelenjar getah bening non-Hodgkin akan meningkat seiring usia, khususnya lansia berusia di atas 60 tahun.

  • Faktor keturunan. Risiko Anda untuk terkena kanker kelenjar getah bening akan meningkat jika Anda memiliki anggota keluarga inti (ayah, ibu, atau saudara kandung) yang menderita jenis kanker yang sama.
  • Pernah tertular virus Epstein-Barr atau EBV. Virus ini menyebabkan demam kelenjar. Orang yang pernah mengalami demam kelenjar lebih berisiko mengalami kanker kelenjar getah bening Hodgkin.
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah, misalnya karena mengidap HIV atau menggunakan obat imunosupresan.
  • Jenis kelamin. Kanker kelenjar getah bening lebih sering menyerang pria dibandingkan dengan wanita.

Diagnosis dan stadium kanker kelenjar getah bening

Menanyakan gejala-gejala yang dialami pasien merupakan langkah awal diagnosis pada semua penyakit, termasuk kanker kelenjar getah bening. Riwayat kesehatan Anda dan pemeriksaan fisik juga akan Anda jalani.

Jika menduga Anda mengidap kanker kelenjar getah bening, dokter akan menganjurkan beberapa pemeriksaan atau tes untuk memastikan diagnosis. Langkah pemeriksaan tersebut meliputi:

  • Tes darah dan urine. Melalui langkah ini, dokter akan mengetahui kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan.
  • X-ray, CT, MRI, dan PET scan. Pemeriksaan ini digunakan untuk melihat tingkat penyebaran kanker kelenjar getah bening.
  • Biopsi untuk mengambil sampel kelenjar getah bening yang membengkak serta sumsum tulang.

Biopsi, X-ray, CT Scan, MRI, dan PET Scan juga akan membantu dokter untuk menentukan stadium serta tingkat perkembangan kanker kelenjar getah bening yang Anda derita. Berikut ini adalah penjelasan singkat untuk stadium-stadium dalam kanker kelenjar getah bening.

  • Stadium 1 – kanker menyerang salah satu kelompok noda limfa.
  • Stadium 2 – kanker menyerang dua kelompok noda limfa atau menyebar ke satu organ di sekitar noda limfa, tapi hanya terbatas pada tubuh bagian atas atau bawah saja.
  • Stadium 3 – kanker menyebar ke kelompok noda limfa pada bagian atas dan bawah diafragma.
  • Stadium 4 – kanker sudah menyebar melalui sistem limfatik dan masuk ke organ atau sumsum tulang.

Langkah pengobatan kanker kelenjar getah bening

Pengobatan kanker kelenjar getah bening bisa tidak sama bagi tiap pengidap. Dokter akan menentukan langkah yang terbaik untuk Anda berdasarkan kondisi kesehatan, jenis, dan stadium kanker kelenjar getah bening Anda.

Khusus untuk kanker kelenjar getah bening non-Hodgkin, tidak semuanya membutuhkan penanganan medis secepatnya. Jika kanker yang Anda idap termasuk jenis yang lambat berkembang, dokter mungkin akan menyarankan untuk menunggu dan melihat perkembangannya terlebih dulu. Bahkan ada kanker kelenjar getah bening non-Hodgkin stadium dini dengan ukuran kecil yang dapat diatasi melalui prosedur pengangkatan pada saat biopsi sehingga pasien tidak membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Jika kanker kelenjar getah bening Anda membutuhkan pengobatan, langkah utama dalam menanganinya adalah kemoterapi. Kemoterapi dapat diberikan melalui infus atau obat minum. Jenis yang diberikan oleh dokter tergantung pada stadium kanker yang Anda derita. Terapi ini juga terkadang dikombinasikan dengan:

  • Radioterapi.
  • Obat-obatan steroid.
  • Terapi biologis, contohnya obat rituximab. Obat ini akan menempelkan diri pada sel-sel kanker lalu merangsang sistem kekebalan tubuh untuk menyerang dan membunuhnya.
  • Transplantasi sumsum tulang. Langkah ini dibutuhkan bagi penderita kanker kelenjar getah bening yang mengalami kerusakan sumsum tulang akibat kemoterapi dosis tinggi.

Di samping manfaat dan keefektifannya, langkah-langkah tersebut juga memiliki efek samping. Beberapa efek samping yang umumnya berpotensi dialami oleh penderita meliputi kelelahan, diare, mual, serta muntah.

Selain itu, penurunan sistem kekebalan tubuh, risiko ketidaksuburan, potensi munculnya kanker lain juga merupakan komplikasi efek samping dari pengobatannya. Risiko terjadinya penyakit lain juga mungkin bisa meningkat, contohnya penyakit jantung, ginjal, diabetes, serta katarak. Sumber: alodokter.com.

Obat Herbal Kanker Kelenjar Getah Bening K-Muricata

Obat Herbal Kanker Kelenjar Getah BeningK-Muricata mengandung dua manfaat herbal alami yakni Daun Sirsak dan tanaman Keladi Tikus.

Senyawa acetogenin di dalam daun sirsak memiliki kemampuan untuk menumpas sel kanker 10000 kali lebih kuat dibandingkan dengan obat kanker Adriamycin. Daun sirsak juga dipercaya dapat menghambat pertumbuhan sel-sel kanker (anti-proliferasi) dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh pasien.

Kandungan lain di dalam obat kanker kelenjar getah bening K-Muricata adalah ekstrak keladi tikus yang mengandung senyawa RIPS yang berfungsi untuk mencegah penyebaran sel kanker (metastasis) kemudian menghancurkannya (apoptosis) serta mencegah timbulnya sel kanker baru. Berdasarkan kutipan dari Prof Dr Chris K.H. Teo, MS, PhD dari Cancer Care Penang, yang telah meneliti Keladi Tikus sejak tahun 1995, bahwa ribuan orang penderita kanker dari stadium awal (stadium 1 dan stadium 2) hingga pasien kanker stadium lanjut (stadium 3 dan stadium 4) dari berbagai penjuru dunia berhasil terbantukan oleh tanaman keladi tikus ini.

Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa ketika acetogenin dan Rips berpadu maka akan menghasilkan efek anti kanker yang sangat kuat, dibandingkan jika senyawa ini bekerja sendirian.

Perpaduan antara daun sirsak dan keladi tikus adalah harapan baru bagi penderita penyakit kanker kelenjar getah bening, karena selain berfungsi untuk mengatasi kanker, juga dapat mencegah munculnya sel kanker baru. Selain itu, obat herbal kanker kelenjar getang bening K-Muricata dapat dikombinasi dengan herbal lain untuk mencapai hasil pengobatan yang lebih cepat dan optimal, Anda dapat mengkombinasikan K-Muricata dengan Amazon Plus/Amazon Berries. Khususnya bagi pasien kanker yang sudah memasuki tahapan stadium lanjut (stadium 3 dan stadium 4).

Obat Herbal Kanker Kelenjar Getah Bening Amazon Plus

Obat kanker kelenjar getah bening herbal Amazon Plus dari www.obatherbal-alami.com merupakan herbal yang terbuat dari bahan-bahan alami pilihan, yang diproduksi dengan menggunakan bioteknologi canggih dan dikemas secara higienis, sehingga menghasilkan suatu produk herbal berkualitas tinggi. Kandungan yang terdapat di dalamnya, yakni : Acai Berry, Zaitun Hydroxytyrosol, Delima Merah, Manggis, Blueberry dan Tomat. Berikut khasiat masing-masing kandungan yang ada di dalam obat kanker kelenjar getah bening herbal Amazon Plus:

Acai Berry : mengandung antioksidan, lemak sehat, serat, vitamin dan mineral, asam amino dan protein serta sterol. Buah ini mengandung beberapa kumpulan senyawa yang disebut anthocyanins dan flavonoids yang dapat melindungi tubuh dari serangan radikal bebas. Bahkan dari penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Agriculture and Food Chemistry mengungkapkan bahwa senyawa polifenol yang diekstrak dari acai berry mampu mengurangi perkembangan (proliferasi) sel kanker sebanyak 56-86 %. Lalu phytochemcials (antioksidan) dalam acai berry mampu menghentikan proses karsinogenesis pada tingkat molekul, untuk membunuh sel kanker sebelum mereka sempat berkembang biak.

Zaitun hydroxytyrosol merupakan antioksidan super sebagai anti inflamasi, anti virus dan bakteri.
Delima merah mengandung senyawa yang bernama punicalagin yang mampu menetralisir radikal bebas dari dalam tubuh serta mampu menghambat pertumbuhan dan perkembangan sel kanker. Kandungan tinggi antioksidan dalam buah ini juga merangsang sel-sel darah putih untuk menetralkan racun di dalam tubuh sehingga sistem kekebalan tubuh meningkat.

Manggis mengandung senyawa xanthone yang bersifat anti kanker, sehingga mampu menghambat dan menumpas perkembangan sel kanker kelenjar getah bening.

Tomat dengan likopen dan Blueberry dengan kandungan fitonutriennya mampu meningkatkan metabolisme tubuh penderita.

Ke 6 komposisi herbal ini berpadu menghasilkan sebuah obat herbal kanker kelenjar getah bening yang ampuh dan sangat aman serta tanpa efek samping yang merugikan bagi tubuh. Menggabungkan pengobatan K-Muricata dan Amazon plus adalah jawaban terbaik untuk mengobati penyakit kanker limfoma yang Anda derita.

Testimoni Kesembuhan Berkat Obat Kanker Kelenjar Getah Bening Herbal

Rozak Jaber (42), asal Bandung, Jawa Barat, adalah seorang pegawai swasta yang telah menderita penyakit kelenjar getah bening kurang lebih selama satu tahun. Gejala awalnya ia mengalami panas tinggi dan mulai muncul benjolan pada leher dan ketiak. lalu ia memeriksakan diri ke dokter dan diketahui bahwa ia menderita penyakit kanker kelenjar getah bening di leher dan di ketiak.

Berdasarkan rekomendasi sahabatnya, Rozak mulai rutin mengonsumsi obat kanker kelenjar getah bening alami Amazon Plus sebanyak 3 x 30 ml setiap hari. Setelah jalan 21 hari pengobatan, dan menghabiskan sekitar 6 botol, ia sudah merasakan perubahan. Benjolannya sudah benar-benar kempes dan badan terasa sangat segar dan bugar.

Ia pun memeriksakan kembali ke dokter, hasilnya sungguh menakjubkan, hasil lab menunjukan penyakit kanker yang dideritanya sudah sembuh. Padahal dokter hanya memberikan obat antibiotik. “Alhamdulillah, saya bersyukur bisa segera sembuh dari penyakit ini berkat pertolongan dari Allah akhirnya saya diberi petunjuk obat herbal kanker kelenjar getah bening yang manjur,” terangnya. Selain Amazon Plus, Rozak juga minum teh herbal kanker kelenjar bening K-Muricata 3 x 1 sachet sehari, teh yang berkhasiat ini bekerja sebagai detoksifikasi racun dalam tubuh juga untuk menumpas sel kanker dalam tubuh. Kini Rozak sudah sehat sepenuhnya dan dapat beraktivitas seperti biasa lagi.

Bagi Anda yang sedang mencari pengobatan herbal kanker kelenjar getah bening, Amazon Plus, Amazon Berries dan K-Muricata bisa menjadi jawaban bagi permasalahan Anda. Tentunya dengan terus memiliki harapan kesembuhan dan menyerahkan kepada Yang Maha Kuasa, niscaya penyakit limfoma Anda bisa segera diatasi.

Add Comment