Obat Herbal Alami

Obat Herbal Kanker Darah Sebuah Kombinasi Alamiah

Obatherbal-alami.com – Obat Herbal Kanker Darah atau Leukimia untuk Membantu Pengobatan Kanker Darah atau Leukemia, Perpaduan Herbal dan Non Herbal atau Medis

Setiap orang pasti tidak mau menderita sakit penyakit apa pun, apalagi kanker darah yang sungguh menakutkan. Namun terkadang dalam hidup ini sesuatu terjadi tampaknya di luar perkiraan dan akal sehat kita. “Lho, selama ini saya baik-baik saja kok, kenapa harus tiba-tiba dirawat di rumah sakit? Kenapa bisa begini? Sepenggal pertanyaan dari seorang teman yang dinyatakan menderita kanker darah.

Mengutip DR Tan Shot Yen, dalam Bukunya: Saya Pilih Sehat Dan Sembuh, mengatakan “Saya adalah penganut sesuatu terjadi bukan karena kebetulan. Bukan pula kecelakaan”. Semua terjadi karena memang sudah semestinya begitu, termasuk kanker darah putih (leukimia) stadium 4. Selanjutnya apa? Segera mencari pengobatan agar penyakit ini tidak bertambah parah.

Selain cara medis, obat tradisional menjadi perpaduan yang harmoni membantu menyembuhkan penyakit leukimia pada anak-anak serta dewasa. Oleh karena itu, kita perlu mengenal tentang obat leukimia yang digunakan dalam pengobatan alami, namun ikuti dahulu bahasan perihal kanker darah di bawah ini.

Tentang Kanker Darah atau Leukemia

Kanker darah atau leukemia adalah kanker yang menyerang sel-sel yang membentuk sel darah dalam sumsum tulang. Pada kondisi normal, sel-sel darah putih akan berkembang secara teratur di saat tubuh membutuhkannya untuk memberantas infeksi yang muncul.

Namun lain halnya dengan pengidap kanker darah. Sumsum tulang akan memproduksi sel-sel darah putih yang abnormal, tidak dapat berfungsi dengan baik, dan secara berlebihan. Jumlahnya yang berlebihan akan mengakibatkan penumpukan dalam sumsum tulang sehingga sel-sel darah yang sehat akan berkurang.

Jenis-jenis Kanker Darah

Ada berbagai jenis kanker darah. Berdasarkan kecepatan perkembangannya, kanker ini dapat dikelompokkan menjadi akut dan kronis. Kanker darah akut berkembang dengan cepat akibat penambahan jumlah sel darah putih yang abnormal yang pesat dan penyebarannya ke dalam aliran darah. Jenis ini harus ditangani dengan segera.

Sementara itu, kanker darah kronis berkembang secara perlahan-lahan dan dalam jangka panjang. Gejalanya cenderung tidak segera dirasakan sehingga baru terdiagnosis setelah bertahun-tahun. Sel-sel darah putih yang seharusnya sudah mati akan tetap hidup dan menumpuk dalam aliran darah, sumsum tulang, serta organ-organ lain yang terkait.

Kanker darah juga dapat dikategorikan menurut jenis sel darah putih yang diserang. Kanker darah yang menyerang sel-sel limfa dikenal dengan istilah leukemia limfotik dan yang menyerang sel-sel mieloid disebut leukemia mielogen. Berdasarkan dua pengelompokan di atas, terdapat empat jenis kanker darah yang paling sering terjadi. Berikut ini penjelasan untuk masing-masing jenis.

Leukemia limfotik akut atau acute lymphocytic leukemia (ALL)

ALL dapat menghambat fungsi limfosit sehingga pengidapnya berpotensi mengalami infeksi yang serius. Kanker darah ini umumnya diidap oleh anak-anak, tapi juga mungkin menyerang dewasa.

Leukemia mielogen akut atau acute myelogenous leukemia (AML)

Ini adalah jenis kanker darah yang umumnya menyerang dewasa. Tetapi AML juga dapat diidap oleh anak-anak serta remaja. Kanker ini akan membentuk sel-sel mieloid yang tidak sempurna dan dapat menyumbat pembuluh darah.

Leukemia limfotik kronis atau chronic lymphocytic leukemia (CLL)

Jenis kanker darah ini hanya dialami oleh orang dewasa. CLL umumnya baru terdeteksi pada stadium lanjut karena pasien cenderung tidak merasakan gejala-gejalanya untuk waktu yang lama.

Leukemia mielogen kronis atau Chronic myelogenous leukemia (CML)

Jenis kanker darah ini umumnya diderita oleh dewasa. CML memiliki dua tahap. Pada tahap pertama, sel-sel abnormal akan berkembang secara perlahan-lahan. Lalu saat memasuki tahap kedua, jumlah sel-sel abnormal akan bertambah dengan pesat sehingga kondisi pasien akan menurun secara drastis.

Secara umum, kanker darah atau leukemia terjadi akibat produksi sel darah putih yang terlalu cepat sehingga banyak sel yang masih belum terbentuk secara sempurna dan akhirnya kekebalan tubuh penderitanya tidak berfungsi secara maksimal.

Beberapa gejala Kanker Darah atau Leukimia

Gejala kanker darah sangat beragam. Tiap penderita biasanya mengalami indikasi yang berbeda-beda, tergantung kepada jenis kanker darah yang diidap.

Indikasi-indikasi kanker ini juga cenderung sulit dikenali karena cenderung mirip dengan kondisi lain, seperti flu. Karena itu, kita perlu mewaspadai gejala-gejala umum yang tidak kian membaik atau mereda, seperti:

  • Lemas atau kelelahan yang berkelanjutan.
  • Demam.
  • Menggigil.
  • Sakit kepala.
  • Muntah-muntah.
  • Keringat berlebihan, terutama pada malam hari.
  • Nyeri pada tulang atau sendi.
  • Penurunan berat badan.
  • Pembengkakan pada limfa noda, hati, atau limpa.
  • Muncul infeksi yang parah atau sering terjadi.
  • Mudah mengalami pendarahan (misalnya sering mimisan) atau memar.
  • Muncul bintik-bintik merah pada pada kulit.

Jika Anda atau anak Anda mengalami gejala-gejala di atas, segera hubungi dan periksakan diri ke dokter. Terutama untuk gejala yang sering kambuh atau tidak kunjung membaik.

Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Darah (leukemia)

Penyebab dasar kanker darah belum diketahui secara pasti. Tetapi terdapat sejumlah faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena kanker ini. Faktor-faktor pemicu kanker darah tersebut meliputi:

  • Faktor keturunan. Jika memiliki anggota keluarga yang mengidap kanker darah, risiko Anda untuk terkena kanker yang sama akan meningkat.
  • Kelainan genetik, misalnya sindrom down.
  • Pernah menjalani pengobatan kanker. Kemoterapi atau radioterapi tertentu diduga dapat memicu kanker darah.
  • Pengaruh kelainan darah yang diderita, misalnya myelodysplastic syndrome.
  • Pernah mengalami pajanan terhadap radiasi tingkat tinggi atau zat-zat kimia tertentu. Misalnya orang yang pernah terlibat dalam kecelakaan yang berhubungan dengan reaktor nuklir atau mengalami pajanan zat kimia seperti benzena.
  • Rokok tidak hanya akan meningkatkan risiko kanker darah (terutama leukemia mielogen akut), tapi juga berbagai penyakit lain.

Diagnosis dan Pengobatan Kanker Darah

Pada tahap awal, dokter akan menanyakan gejala-gejala yang ada sebelum memeriksa kondisi fisik Anda. Jika menduga Anda mengidap kanker darah, misalnya karena adanya pembengkakan pada limfa noda, hati, atau limpa, dokter akan menganjurkan pemeriksaan lebih mendetail yang meliputi tes darah serta biopsi sumsum tulang.

Tes darah akan menunjukkan kadar sel darah putih yang abnormal. Sementara biopsi sumsum tulang digunakan untuk memastikan keberadaan sel-sel kanker darah. Prosedur yang dilakukan dengan mengambil sampel sumsum tulang ini juga digunakan untuk mengetahui jenis kanker darah.

Setelah diagnosis kanker darah positif, dokter akan mendiskusikan langkah pengobatan yang tepat. Jenis penanganan yang akan Anda jalani tergantung kepada banyak faktor, antara lain usia dan kondisi kesehatan Anda serta jenis dan stadium kanker darah yang Anda idap. Berikut ini adalah metode pengobatan yang umumnya dianjurkan untuk menangani kanker darah.

  • Kemoterapi untuk membunuh sel-sel kanker.
  • Radioterapi untuk menghancurkan dan menghambat pertumbuhan sel-sel kanker.
  • Terapi terfokus untuk menyerang bagian-bagian rentan dalam sel-sel kanker.
  • Terapi biologis untuk membantu sistem kekebalan tubuh mengenali dan menyerang sel-sel kanker.

Transplantasi sel induk atau stem cell untuk penggantian sumsum tulang yang sudah rusak dengan yang sehat. Sel-sel induk yang digunakan bisa berasal dari tubuh Anda sendiri atau tubuh orang lain sebagai pendonor. Kemoterapi atau radioterapi biasanya akan dilakukan sebagai langkah persiapan sebelum menjalani prosedur transplantasi ini. Sumber: alodokter.com.

Obat Herbal Kanker Darah atau Leukimia Stadium 4 yang Paling Ampuh

Untuk mengobati penyakit kanker darah atau leukimia tentu banyak cara yang bisa dilakukan. Nah, salah satunya adalah dengan menggunakan obat herbal kanker darah atau leukimia yang diyakini dapat membantu pengobatan kanker darah dari stadium 1 sampai 4, berikut uraiannya :

K-Muricata Teh Herbal Sebagai Anti Kanker menjadi Obat Herbal Kanker Darah

Obat Herbal Kanker DarahK-Muricata dibuat dari ekstrak daun sirsak dan keladi tikus. Proses pengolahannya menggunakan teknologi modern, sehingga khasiat acetogenin dan rips tetap terjaga dengan baik.

K-Muricata mengandung senyawa antikanker yang sangat kuat berasal dari acetogenins (daun sirsak), dan berfungsi untuk memerangi sel kanker secara aktif serta tidak membahayakan sel kanker di sekitarnya. K-Muricata membantu menghambat perkembangan sel kanker, menghancurkan sel-sel kanker serta mencegahnya untuk tumbuh kembali.

Daun Sirsak Sumber Acetogenins

Sampai saat ini senyawa acetogenins yang terkandung dalam K-Muricata merupakan senyawa sitotoksik terkuat untuk membunuh sel kanker. Bahkan acetogenins disebut-sebut sebagai inhibitor 1 atau penghambat pertumbuhan sel kanker paling kuat. Kekuatan sitotoksik (LC) pada suatu bahan dihitung dalam aktivitas sitotoksik yang dinyatakan dalam satuan mikrogram per milimeter (µg/ml).

Kemampuan sitotoksik diartikan sebagai kemampuan yang menghambat pengangkutan ATP (energi) di dalam sel kanker. Akhirnya sel kanker tidak mendapat pasokan energi yang cukup untuk tumbuh dan berkembang biak sehingga akhirnya mati.

Kandungan daun sirsak mempunyai aktivitas sitotoksik terkuat saat ini. Nilai LC pada daun sirsak mengandung kekuatan sitotoksik yang tinggi sudah diakui oleh para pakar kesehatan dunia sebagai penyerap radikal bebas dalam tubuh, sehingga khasiat acetogenins secara maksimal sebagai racun yang menghambat sel abnormal penyebab penyakit kanker.

Keladi Tikus Sumber Ribozome Inactivating Protein

Keladi tikus mengandung senyawa yang kaya akan antioksidan bernama Ribozome Inactivating Protein (Rips). Senyawa Rips berfungsi untuk meningkatkan sistem kekebalan atau imun tubuh, melemahkan serta menghambat perkembangan sel kanker, mencegah tumbuhnya sel kanker yang baru, juga membantu meringankan efek negatif pengobatan kemoterapi.

K-Muricata obat tradisional kanker darah leukimia menyatukan senyawa terbaik sebagai senjata menghancurkan kanker acetogenins dan Rips. Apakah cukup hanya dengan 2 jenis produk ini untuk mengalahkan kanker darah? Tentunya tidak, oleh karena itu kami hadirkan 1 lagi herbal berbentuk krim super halus yang pemakaiannya hanya dioleskan melalui luar atau kulit.

Firmax3 Obat Herbal Kanker Darah Stadium 4 untuk Pengobatan Alami Kanker Darah Leukemia

Firmax3 Obat Herbal Kanker Darah yang berkhasiat mengobati kanker darah pada anak ini diekstrak dengan mesin berteknologi nano dari 13 bahan-bahan alami.

Buah Kigelia Africana didalamnya mengandung senyawa antioksidan tinggi yang bernama antosianin, senyawa inilah berperan penting dalam memerangi sel kanker selain meningkatkan ketahanan tubuh. Firmax3 didukung penuh oleh pegagan, ekstrak kedelai, lidah buaya, yam liar, manjakani, tongkat ali, stem cell apel, vitamin B3, E, A, B5 serta collagen.

Kombinasi senyawa antikanker atau tumor dalam kumpulan obat tradisional leukimia yang dipakai dalam pengobatan kanker darah secara alami ini memampukan tubuh penderita untuk lebih kuat lagi melawan serangan kanker mematikan tersebut. K-Muricata dan Firmax3 merupakan obat herbal kanker darah paling pas untuk Anda menghalau sejauh mungkin penyakit berbahaya ini.

Testimoni penderita kanker darah atau leukimia dengan Obat Herbal Kanker Darah

Saya memiliki cerita seputar pengalaman memerangi kanker darah atau leukimia yang saya derita sejak 2009 silam. Doa saya selama 3 tahun yang mengharapkan agar Tuhan YME menyembuhkan penyakit leukimia, akhirnya terjawab. Obat herbal kanker darah atau leukimia alami menjadi perpanjangan tangan Tuhan dalam pemberian berkat dan kesehatan bagi saya.

Ceritanya berawal pada bulan Agustus 2009. Saya merasa heran terhadap penyusutan berat badan saya. Lemas dan kurang nafsu makan menjadi pelengkap penderitaan saya. Anehnya, saya tidak merasakan sakit di tubuh maupun organ dalam saya. Merasa aneh, saya memeriksakan darah saya ke sebuah laboratorium pada 26 September 2009. Sore hari saya mengambil hasil laboratorium tes darah saya.

Betapa kagetnya saat saya membaca bahwa leukosit saya berada di angka 22.222, yang seharusnya normalnya berada dikisaran 4.000-10.000. Saat itu menjadi masa-masa terberat bagi saya. Saya berobat secara medis. Menurut dokter penyakit saya bisa disembuhkan, dengan catatan minum obat setiap hari seumur hidup. Bayangkan, saya harus minum obat yang sebutirnya berharga Rp 450.000,- dan saya harus minum sehari 4 kali.

Suatu hari saat reuni jemaat pasca kepergian ke tanah suci, ada seorang jemaat yang bilang bahwa wajah saya semakin pucat dan badan terlihat kurus. Akhirnya saya ceritakan mengenai penyakit saya. Kemudian ia memberikan sekotak K-Muricata ke saya. Dengan dosis 2 x 1 sachet sehari dan dibarengi dengan konsumsi obat medis, saya merasakan perubahan dalam tubuh saya.

Stamina prima, dan nafsu makan meningkat. Saya yakin bahwa K-Muricata  benar-benar perpanjangan tangan Tuhan dalam perubahan kesehatan saya yang semakin membaik ini. Saya sarankan K-Muricata menjadi alternatif solusi masalah kesehatan yang sangat baik bagi orang yang menderita penyakit ini (baca kanker darah). Dari : Ridwan Effendi.

Add Comment

%d bloggers like this: