Obat Herbal Alami

Obat Herbal Diabetes Melitus Varash Oil

Obatherbal-alami.com Obat Herbal Diabetes yang Tepat Mengatasi Diabetes Secara Alami dan Aman Tanpa Efek Samping. Obat Diabetes Varash Healing Oil menjadi trend dunia pengobatan yang menggunakan bahan-bahan alami seperti ramuan atau resep tradisional kini semakin menjanjikan perbaikan tingkat dan kualitas kesehatan seseorang. Karena selain bisa menjadi alternatif, metode balur ini dianggap lebih aman. Namun benarkah demikian adanya?

Menggunakan obat-obatan dari tumbuh-tumbuhan bisa memberi sebuah jalan keluar pemulihan penyakit semuanya masih belum diterima oleh masyarakat luas, perlu pembuktian-pembuktian lebih lanjut secara ilmiah dan laboratoris. Namun berbeda kalau menggunakan produk yang satu ini, apa itu?

Seperti dalam kasus diabetes atau kencing manis. Penyakit ini membutuhkan penanganan yang komprehensif khususnya pengobatan yang menggunakan obat herbal, artinya ada kerja sama antara pasien dengan terapis sehingga mampu melawan penyakit gula sebutan lain dari diabetes, yang akhirnya mendapatkan satu hasil yang maksimal yaitu pemulihan.

Bagi yang sangat membutuhkan obat herbal diabetes sebagai kado terbaik khususnya kepada orang-orang yang Anda cintai, silakan baca artikel ini sampai selesai.

Tentang Penyakit Diabetes

Penyakit ini memiliki dua jenis utama, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2. Indonesia sendiri termasuk dalam 10 negara terbesar penderita diabetes. Pada tahun 2013, penderita diabetes di Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 8,5 juta orang dengan rentang usia 20-79 tahun (dikutip dari Federasi Diabetes Internasional). Tetapi kurang dari 50% dari mereka yang menyadarinya.

Apa Saja Gejala Diabetes Melitus?

Sangatlah penting bagi kita untuk mengetahui gejala awal diabetes. Baik bagi yang berisiko tinggi maupun bagi yang merasa sehat dan tidak memiliki riwayat atau potensi mengidap diabetes.

Diabetes tipe 1 dapat berkembang dengan cepat dalam beberapa minggu, bahkan beberapa hari saja. Sedangkan banyak penderita diabetes tipe 2 yang tidak menyadari bahwa mereka telah mengidap diabetes selama bertahun-tahun karena gejalanya cenderung tidak spesifik. Beberapa gejala diabetes tipe 1 dan tipe 2 meliputi:

  • Sering merasa haus.
  • Sering buang air kecil, terutama di malam hari.
  • Rasa lapar yang ekstrem.
  • Turunnya berat badan tanpa sebab yang jelas.
  • Berkurangnya massa otot.
  • Terdapat keton dalam air seni. Keton adalah produk sampingan dari metabolisme otot dan lemak yang terjadi ketika produksi insulin tidak cukup.
  • Kelelahan.
  • Pandangan yang kabur.
  • Luka yang lama sembuh.
  • Sering mengalami infeksi, misalnya pada gusi, kulit, vagina, atau saluran kemih.

Apabila Anda mengalami gejala-gejala tersebut, segera periksakan diri Anda ke dokter. Pendeteksian lebih awal memungkinkan kita untuk mencegah bertambah parahnya kondisi diabetes kita.

Pengaruh Hormon Insulin dan Diabetes

Seluruh sel dalam tubuh manusia membutuhkan glukosa agar dapat bekerja dengan normal. Kadar zat gula dalam darah biasanya dikendalikan oleh hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas, yaitu organ yang terletak di belakang lambung.

Tetapi organ pankreas milik penderita diabetes tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh. Tanpa insulin, sel-sel tubuh tidak dapat menyerap dan mengolah glukosa menjadi energi.

Sekilas Tentang Diabetes Tipe 1

Penderita diabetes tipe 1 sangat bergantung kepada insulin karena sistem kekebalan tubuh penderita akan menyerang dan menghancurkan sel-sel pankreas yang memproduksi insulin. Hal ini memicu peningkatan kadar glukosa sehingga terjadi kerusakan pada organ-organ tubuh. Hingga saat ini, penyebab di balik diabetes tipe 1 belum diketahui secara pasti.

Penderita jenis diabetes ini umumnya berusia di bawah 40 tahun, biasanya muncul pada masa remaja atau anak-anak. Karena itu, diabetes tipe 1 juga disebut sebagai diabetes anak-anak.

Diabetes tipe 1 lebih jarang terjadi dibandingkan dengan diabetes tipe 2. Di antara 10 orang penderita diabetes, diperkirakan hanya sekitar 1 orang yang mengidap tipe 1.

Selain harus menerima suntikan insulin setiap hari, penderita diabetes tipe 1 juga disarankan untuk menjaga kadar glukosa dalam darah agar tetap seimbang. Misalnya dengan menerapkan pola makan sehat dan menjalani tes darah secara rutin.

Sekilas Tentang Diabetes Tipe 2

Diabetes tipe 2 merupakan jenis diabetes yang lebih umum terjadi. Sekitar 90 persen penderita diabetes di dunia mengidap diabetes tipe ini.

Diabetes jenis ini disebabkan oleh kurangnya produksi insulin dalam tubuh atau sel-sel tubuh yang menjadi kurang sensitif terhadap insulin. Kekurangpekaan sel-sel tubuh ini dikenal dengan istilah resistensi terhadap insulin.

Gejala pada penderita diabetes tipe ini biasanya dapat dikendalikan dengan pola makan sehat dan memantau kadar glukosa dalam darah. Tetapi, tetaplah waspada karena penyakit ini akan terus berkembang dalam tubuh dan lambat laun Anda akan membutuhkan langkah pengobatan.

Diabetes tipe 2 sering dihubungkan dengan obesitas. Memang tidak semua orang yang mengidap obesitas akan otomatis menderita diabetes tipe 2. Tetapi, makin tinggi indeks massa tubuh seseorang, maka risiko diabetes tipe ini juga meningkat. Diabetes akibat obesitas umumnya menyerang para manula.

Risiko Diabetes Kehamilan

Diabetes juga kerap menyerang para ibu hamil. Terdapat sebagian wanita yang memiliki kadar glukosa dalam darah yang sangat tinggi selama masa kehamilan, sehingga tubuh mereka tidak dapat memproduksi cukup insulin untuk menyerapnya. Diabetes yang dikenal sebagai diabetes kehamilan ini dapat terjadi pada sekitar 15 hingga 18 orang di antara 100 wanita yang hamil.

Penderita diabetes tipe 1 yang hamil juga akan memiliki risiko tinggi karena dapat berdampak pada ibu serta janin. Sangatlah penting bagi penderita diabetes yang sedang hamil untuk menjaga keseimbangan kadar gula darahnya.

Ibu yang sedang hamil sebaiknya lebih cermat memantau kadar gula darah pada trimester kedua (minggu 14-26). Pada masa itulah diabetes kehamilan umumnya berkembang dan kemudian hilang setelah melahirkan. Meski demikian, risiko diabetes tipe 2 pada wanita yang pernah mengalami diabetes kehamilan adalah sekitar tiga kali lebih tinggi dibandingkan populasi pada umumnya.

Mengapa Diabetes disebut “Ibu dari Berbagai Penyakit”?

Dikutip dari hellosehat.com, Tahukah Anda bahwa diabetes adalah ibu dari segala penyakit? Ya, diabetes merupakan penyakit yang dapat memengaruhi banyak organ dalam tubuh Anda. Kadar gula darah yang tinggi pada penderita diabetes dapat menyebabkan banyak komplikasi diabetes. Beberapa organ yang bisa terkena dampak diabetes adalah jantung, ginjal, mata, pembuluh darah, dan sistem saraf.

Hubungan antara kadar gula darah, tekanan darah, dan kolesterol

Kadar gula darah tinggi, tekanan darah tinggi, dan kadar kolesterol tinggi, ketiganya menjadi ‘biang’ yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit. Jika Anda menderita diabetes dan Anda tidak mengontrol penyakit Anda, Anda lebih mungkin untuk mengalami tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol tinggi.

Kadar gula darah tinggi dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah dan peningkatan penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah. Penumpukan lemak ini dapat memengaruhi aliran darah, serta juga dapat meningkatkan risiko penyumbatan dan pengerasan pembuluh darah (aterosklerosis). Aterosklerosis ini kemudian dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.

Selain menyebabkan tekanan darah tinggi, diabetes juga dapat memengaruhi kadar kolesterol dalam tubuh. Diabetes cenderung dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dan menurunkan kadar kolesterol baik.

Komplikasi yang bisa ditimbulkan oleh diabetes

Diabetes disebut sebagai ibu dari berbagai penyakit karena diabetes bisa menjadi penyebab dari banyak komplikasi penyakit, seperti penyakit jantung, penyakit ginjal, penyakit pada mata, penyakit pada kaki, penyakit saraf, dan masih banyak lagi lainnya.

Komplikasi ini bisa timbul karena kadar gula darah tinggi, tekanan darah tinggi, dan kadar kolesterol tinggi. Oleh karena itu, jika Anda penderita diabetes dan tidak ingin menderita komplikasi diabetes, Anda diharuskan untuk mengontrol ketiga hal tersebut. Menerapkan pola makan sehat, melakukan olahraga teratur, berhenti merokok dan konsumsi minuman alkohol, dapat membantu Anda terhindar dari komplikasi diabetes.

Diabetes dapat memengaruhi pembuluh darah dan saraf, dengan cara tersebut maka diabetes dapat memengaruhi seluruh bagian tubuh Anda. Diabetes dapat menyebabkan komplikasi, seperti:

  1. Penyakit jantung

Diabetes dapat menyebabkan Anda mengalami tekanan darah tinggi dan juga bisa dihubungkan dengan kadar kolesterol tinggi. Gula darah tinggi, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi dapat menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah. Sehingga penderita diabetes lebih berisiko untuk mengalami serangan jantung dan stroke. Penyakit jantung adalah penyebab kematian paling umum pada orang dengan diabetes.

  1. Penyakit ginjal

Selain jantung, ginjal juga menjadi organ penting yang bisa mengalami masalah karena diabetes. Penyebabnya juga sama, yaitu karena kadar gula darah tinggi, tekanan darah tinggi, dan kadar kolesterol tinggi. Penyakit ginjal bisa terjadi karena kerusakan pembuluh darah kecil di ginjal yang menyebabkan fungsi ginjal menjadi kurang efisien, bahkan bisa menyebabkan gagal ginjal. Nefropati diabetes adalah istilah yang menggambarkan penyakit ginjal yang disebabkan oleh diabetes.

  1. Masalah mata

Salah satu masalah mata yang sering dialami oleh penderita diabetes adalah retinopati diabetes. Penyakit ini disebabkan oleh pembuluh darah di belakang mata (retina) yang mengalami pembengkakan dan pecah. Hal ini bisa menyebabkan masalah pada penglihatan, bahkan bisa sampai menyebabkan kebutaan. Lagi-lagi, kadar gula darah tinggi, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi menjadi pemicu retinopati diabetes, sama seperti penyebab komplikasi lainnya.

  1. Kerusakan saraf

Diabetes dapat menyebabkan kerusakan saraf di seluruh tubuh atau biasa disebut dengan neuropati diabetes. Efek diabetes pada saraf dapat menjadi masalah serius karena saraf ada pada semua fungsi tubuh kita, seperti pada kaki dan tangan, sistem pencernaan, sampai dengan organ seks dan reproduksi.

Jika Anda mengalami kerusakan saraf (neuropati), biasanya Anda akan mengalami:

  • Mati rasa atau kesemutan pada tangan atau kaki
  • Kurangnya gairah pada penis atau klitoris
  • Keringat berlebih
  • Kesadaran perut yang sudah kosong menjadi tertunda
  1. Masalah pada pencernaan

Diabetes dapat mempengaruhi pencernaan dengan berbagai cara. Saat diabetes sudah menyebabkan kerusakan saraf pada sistem pencernaan, Anda mungkin akan mengalami mual, sembelit, atau diare.

  1. Masalah pada kaki

Diabetes juga dapat menyebabkan kerusakan saraf pada kaki, infeksi pada kaki, dan masalah aliran darah ke kaki. Kerusakan saraf di daerah kaki disebut dengan neuropati perifer. Saat Anda mengalami hal ini, Anda mungkin akan merasakan nyeri, kesemutan, dan mati rasa pada kaki. Hati-hati jika kaki Anda sudah mati rasa karena Anda bisa saja mengalami luka pada kaki tanpa Anda sadari.

Luka di kaki dapat menyebabkan Anda mengalami infeksi serius yang dapat menyebar ke bagian lain pada tubuh, bahkan kaki Anda bisa diamputasi hanya karena masalah ini. Jika Anda mempunyai diabetes, Anda harus secara teratur memeriksa kaki Anda, jangan menyepelekan hal ini.

  1. Masalah gigi

Diabetes juga dapat menyebabkan masalah pada gigi dan gusi, seperti gingivitis dan periodontitis. Jika Anda mengalami masalah ini, biasanya gusi Anda akan menunjukkan tanda-tanda, seperti memerah, bengkak, dan mudah berdarah. Oleh karena itu, jika Anda menderita diabetes, sebaiknya sikat gigi Anda secara perlahan dan selalu jaga kebersihan mulut Anda. Walaupun menurut Anda masalah gigi dan gusi adalah hal kecil, tetapi secara tidak sadar hal ini dapat menjadi besar dan juga dapat memperburuk penyakit diabetes Anda.

Obat Herbal Diabetes yang Mengobati Penyakit Diabetes

Varash Oil Obat Diabetes Melitus Aman Tanpa Efek Samping

"obat herbal diabetes"Minyak Varash terbuat dari 108 tanaman obat berkhasiat terpercaya yang dapat membantu mengatasi masalah kesehatan. | Kami adalah Reseller resmi Minyak Varash Healing Oil, Minyak Varash Care, Minyak Svatish, Manisa Amla di Jabodetabek, siap melayani pengiriman ke seluruh Indonesia. Untuk Pemesanan : 0813 – 1013 – 3389 (WA).

MINYAK VARASH HEALING OIL TERBUAT DARI 108 TANAMAN OBAT, BERKHASIAT MEMBANTU MEMELIHARA KESEHATAN DAN JUGA MENGOBATI PENYAKIT KRONIS DIABETES MELITUS

Minyak Varash terbuat dari 108 tanaman obat tradisional berkhasiat yang membantu mengatasi masalah kesehatan tubuh manusia, mulai dari Ibu hamil, bayi, anak-anak, remaja, orang dewasa serta para manula.

Terbuat dari 108 jenis tanaman yang berkhasiat obat alami dan sudah digunakan oleh nenek moyang sejak zaman dahulu kala. Enam (6) unsur pohon kehidupan (daun, batang, akar, bunga, buah dan biji).

Ditambah tiga (3) unsur yaitu air, api dan ether. Diwakili oleh minyak kelapa, minyak essential dan pikiran yang baik dalam proses pembuatan. Menjadikan sembilan (9) unsur alam semesta yang sempurna. Diolah dengan seksama dalam komposisi harmonis.

Dengan pengetahuan yang dimiliki untuk meramu jejamuan dari budaya nusantara, terutama dari tradisi Jawa & Bali. Dengan penuh ketelitian Varash Healing Oil dibuat dari minyak kelapa murni yang diramu secara khusus dengan 108 tanaman yang berkhasiat obat.

Memberikan rasa nyaman, membantu proses penyembuhan dan meningkatkan energi kehidupan (prana) secara alami.

Melalui permenungan yang cukup dalam, Minyak Varash terbuat dari 108 tanaman obat berkhasiat ini muncul. Kenapa angka 108 itu menjadi spesial di dalam Minyak ini…? tidak ada hubungannya dengan agama atau aliran tertentu, tapi angka 108 itu memiliki energi yang cukup kuat dan stabil, sehingga diharapkan dari penjumlahan tersebut, dapat membuat bahan yang dikombinasi menjadi bertambah dan harmonis.

VARASH HEALING OIL MEMBANGKITKAN KEMBALI TRADISI PENYEMBUHAN BUDAYA NUSANTARA  MINYAK VARASH TERBUAT DARI 108 TANAMAN HERBAL

Obat Herbal DiabetesZaman dulu sekitar 100 tahun an lalu menurut cerita kakek saya pengobatan memakai minyak sangat lumrah dan bisa mengobati berbagai macam penyakit dari ringan sampai yang berat. Dan kadang minyak obat bisa  menjadi barang yang sangat sakral zaman itu, karena bisa menyembuhkan penyakit.

Proses pembuatannyapun memakan waktu 3 bulan. Caranya membuat minyak kala itu dengan cara menyatukan ratusan tanaman herbal didalam satu tempat yang tertutup rapat. Dan kemudian dengan teknik tertentu ditanam didalam tanah selama 3 bulan.

Dan setelah 3 bulan baru dikeluarkan, kalau proses itu berhasil, herbal akan mengeluarkan minyak yang beraroma rempah dan bukan tengik.

Saya sangat berterima kasih akan budaya nenek moyang perihal penyembuhan dengan minyak.

Dan hari ini Minyak Varash hadir bukan sebuah kebetulan tapi membawa sebuah pesan bahwa penyembuhan dengan minyak tidak kalah ampuhnya dengan pengobatan modern.

Dan kelebihannya tidak ada efek samping. Walaupun pembuatan Minyak Varash tidak memakan waktu 3 bulan, dengan pengolahan tertentu bisa diperpendek menjadi 5 hari.

Selain Minyak Varash Healing Oil terbuat dari 108 tanaman obat berkhasiat tinggi. Minyak ini juga memiliki 78 Manfaat Untuk Kesehatan. Pada artikel selanjutnya akan saya bagikan informasi mengenai 78 Manfaat Minyak Varash Untuk Kesehatan. Silakan baca juga : 78 Manfaat Minyak Varash Healing Oil

Harga Minyak Varash Miracle Healing Oil

  • 1 botol Minyak Varash (100ml) 240.000,-
  • 1 botol Minyak Varash Classic (100ml) Rp. 350.000,-
  • Harga belum termasuk ongkos kirim.

Semoga Varash Healing Oil kembali hadir untuk membantu banyak orang seperti zaman dulu lagi sehat selaras dengan alam. Cukup balur dan gosok pada bagian tubuh yang sudah ditentukan, atau seluruh tubuh, serta jadikan Varash Healing Oil produk andalan kesehatan setiap rumah tangga di Indonesia.

Add Comment